Meski Rupiah Tertekan Faktor Eksternal, Perekonomian Dalam Negeri Relatif Membaik

(Dirangkum dari berbagai sumber) Kabar baik bagi para pelaku bisnis pertambangan batubara. HBA atau Harga Batubara Acuan untuk bulan Agustus 2018 ini meningkat menjadi USD 107,83/ ton (berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 1917K/30/MEM/2018 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan. Kenaikan ini dipengaruhi oleh pasar energi global yang membaik, dan bahkan harga batubara di China pun mengalami kenaikan. Hal ini selaras dengan naiknya hargaminyak di kisaran USD di pertengahan Agustus ini. 

Sumber : sindonews.com

Harga minyak mentah di WTI mencapai USD 66.78? barrel, sedangkan di Brent mencapai 72.32. Secara umum, harga global untuk dua komoditi energi tersebut mengindikasikan membaiknya industri pertambangan (khususnya batubara) dan minyak. Para pelaku usaha bidang pertambangan dan migas sudah tampak mulai berinvestasi kembali terutama untuk menggenjot lifting minyak nasional serta meningkatkan produksi batubara yang didorong permintaan lokal yang cukup tinggi.

 Naiknya permintaan batubara untuk pasar China dan Eropa Utara turut menyumbang menggeliatnya kembali industri pertambangan batubara nasional. Berita di atas memberikan sentimen positif bagi perekonomian Indonesia yang seperti banyak negara dunia lainnya tertekan volatilitas perekonomian Turki dan jatuhnya mata uang Lira terhadap dollar Amerika

. Meski secara fundamental Indonesia cukup kokoh, namun baik pemerintah maupun pelaku usaha swasta tetap siaga mengantisipasi dampak faktor eksetrnal tersebut dengan menggenjot pemakaian sumberdaya lokal lebih banyak lagi. Kebutuhan peralatan pertambangan seperti alat berat, alat transport dan mesin-mesin diharapkan meningkat signifikan hingga akhir tahun ini, terutama yang berkaitan dengan industri tambang batubara. 

Pekerja corporate research. Aktivitas penelitiannya mencakup Asia Tenggara. Sejak kembali ke tanah air pada 2003 setelah 10 tahun meninggalkan Indonesia, Mahendra mulai menekuni training korporat untuk bidang Sales, Marketing, Communication, Strategic Management, Competititve Inteligent, dan Negotiation, serta Personal Development.
AC MAhendra K. Datu
AC Mahendra K Datu
Pekerja corporate research.